CHEF CULINARY "Atang Suwarya"
PROFESIONAL CULINARY "PENCIPTA BUMBU SERIBU"
Menciptakan rasa dan aroma yang tak terlupakan...


CHEF CULINARY


Atang Suwarya 

 "PENCIPTA BUMBU SERIBU" 








CHEF CULINARY


Atang Suwarya

 profesinal culinary 
 "PENCIPTA BUMBU SERIBU" 
untuk hampir semua masakan.



BAGI YANG INGIN BERBISNIS DIBIDANG MAKANAN DAN MASAKAN 

                            

Anda punya uang, tapi tidak punya keahlian memasak? Koki adalah aset Anda setelah uang. Jadi pastikan Anda memilih koki yang tepat, dan bisa menyajikan masakan dengan rasa yang diinginkan.




Hubungi profesinal culinary kita !!


Setiap satu resep ( semua masakan) Rp 1. 000.000,-Menerima panggilan keseluruh dunia…


Jika anda berminat mencoba bisnis dibidang kuliner,

 silahkan hubungi  ATANG SUWARYA

customer service  Umar

0815 632 036 42
0821 151 160 83
email : umarabuyasmin@windowslive.com

"Dari sekian banyak usaha yang ada, ternyata banyak orang melirik bisnis kuliner. Kenapa ? Karena dilihat lebih mudah dijalankan, lebih menguntungkan dari pada bisnis yang lainnya.



























ADA DI TOKO BAGUS.COM



CARA MEMULAI BISNIS MAKANAN -
 Kebutuhan manusia sangatlah beragam. Secara garis besar, sebenarnya dapat dikelompokkan menjadi 3 saja, yaitu kebutuhan primer,sekunder,tersier. Untuk urusan kebutuhan pokok atau primer, yaitu sandang,pangan dan papan. Ketiganya merupakan unsur penopang utama dalam menjalani hidup ini. Ketika dilihat dari mata bisnis,makanan merupakan sasaran empuk untuk dijadikan lahan bisnis yang sangat mumpuni, karena anda pasti tahu sendiri,ketika lapar orang pasti mencari makanan.

Berbicara mengenai 
CARA MEMULAI BISNIS MAKANAN, mungkin jika anda masih sangat awam dalam dunia persaingan bisnis ini, memang anda harus banyak belajar dan mempersiapkan diri anda sebaik mungkin baik mental maupun materi anda secara matang. Karena persaingan dalam dunia bisnis ini memang begitu ketat dan terus berkembang. Nah, jika anda benar-benar berkeinginan kuat untuk mulai menekuni lahan bisnis makanan ini, anda bisa menyimak tips-tips serta cara memulainya. Selengkapnya silahkan anda simak dari SituSaja


Berikut ini adalah beberapa 
CARA MEMULAI BISNIS MAKANAN

1. Persiapkan mental anda sebaik mungkin dan mantapkan hati anda bahwa anda akan sukses di bidang bisnis makanan / kuliner ini. Karena tanpa rasa percaya diri yang tinggi dan ketetapan mental, anda akan mudah goyah dan tidak menutup kemungkinan anda bisa gagal total.

2. Anda harus menentukan target  atau sasaran yang akan anda serang. Maksudnya adalah anda harus benar-benar memikirkan secara matang, kira-kira target pasar yang mana yang akan anda tuju. Misalnya, mahasiswa,orang kantoran, anak sekolah, atau bahkan buruh. Ini sangatlah penting, sekali lagi anda harus benar-benar jelas dalam urusan target  atau sasaran binis makanan anda ini.

3. Anda harus berusaha keras belajar dan memahami tentang makanan, maksudnya anda harus meningkatkan keahlian anda dalam memasak, karena semakin anda mengetahui dan ahli dalam bidang kuliner, maka satu pintu telah terbuka lebar untuk kesuksesan anda. Perdalamlah keahlian anda dalam urusan masak memasak, kalau perlu anda belajar kepada koki yang sudah berpengalaman agar kualitas keahlian anda dalam urusan masakan benar-benar dapat maksimal. Walaupun sebenarnya nanti anda mengandalkan koki yang anda gaji ketika memproduksi makanan yang akan dijual, tetapi akan lebih baik lagi anda juga ahli dalam memasak.

4. Setelah target pasar yang anda incar sudah jelas, dan anda juga sudah mumpuni dalam urusan seluk beluk makanan, setelah itu usahakanlah untuk memaksimalkan kualitas masakan / makanan yang akan anda jual. Cita rasa harus mumpuni, proses uji coba mutlak diperlukan agar hasil masakan / makanan yang anda ingin jadikan komoditi utama anda benar-benar bercita rasa tinggi,enak dan lezat, maka konsumen pun akan merasa  puas jika makanan yang anda jual benar-benar enak.

5. Anda harus mengenali para pesaing anda. Ada ungkapan, "tak kenal maka tak sayang", nah dalam dunia bisnis, ungkapan itu bisa anda artikan sebagai jalan untuk memperkokoh posisi anda dalam persaingan anda dalam bisnis makanan ini. Jadi, maksudnya adalah, semakin anda tahu seluk beluk pesaing anda, maka anda akan semakin mudah pula menaklukkan mereka.

6. Jika anda menemukan begitu banyak pesaing bisnis makanan yang serupa dengan yang anda ingin tekuni, jangan minder, lakukan hal-hal yang unik dan mempunyai ciri khas kuat sehingga makanan anda tampak berbeda dari makanan pesaing anda,walaupun makanan yang dijual sama persis,tetapi jika makanan anda mempunyai ciri khas, yakinlah konsumen akan meresponsnya dengan positif dan konsumen pun akan dengan sendirinya melirik makanan yang anda jual.

7. Perjelas lagi jenis makanan yang akan anda jadikan sebagai produk utama anda dan sesuaikan dengan target pasar anda. Misalnya, anda menargetkan kalangan mahasiswa, dan anda ingin menjual roti bakar sebagai menu utama anda. Nah, pikirkanlah secara matang konsep roti bakar anda dan kelayakan makanan anda di mata para mahasiswa.

8. Tentukan harga awal. Pelajari secara luas dari para pesaing anda, harga makanan sejenis dari para pesaing anda sudah bisa menjadi gambaran jelas bagi anda untuk menentukn harga. Sebaiknya, ketika baru memulai bisnis / berjualan, anda buat harga istimewa ( agak miring ) dibandingkan dengan harga yang dipatok oleh para pesaing anda. Hal ini dilakukan agar para konsumen incaran anda berbondong-bondong membeli makanan yang anda jual. Setelah bisnis anda sudah mulai banyak peminat / pembeli, menaikkan harga mungkin bukanlah hal yang sulit dilakukan, tetap ingat, kenaikan harga harus anda imbangi  kualitas makanan yang harus tetap terjaga, agar konsumen anda tetap setia menjadi pelanggan anda.

9. Pilihlah tempat yang strategis. Hal ini sangat penting dilakukan, karena apalah artinya jika makanan yang anda jual merupakan makanan ter-enak di dunia sekalipun, jika tidak ada yang tahu dimana tempat untuk membeli makanan yang anda jual. Jadi, sekali lagi sangat penting untuk memperhatikan pemilihan tempat yang strategis agar orang akan dengan mudah menemukan tempat usaha berjualan anda.

10. Promosi. Nah, ini juga merupakan salah satu faktor penting dalam dunia usaha. Promosikan seluas-luasnya usaha anda kepada orang banyak, agar orang menjadi tahu usaha anda. entah dengan cara penempelan pamflet, atau dengan cara -cara lain yang intinya adalah mempromosikan usaha anda.

11. Ketika tempat sudah fix, beres, lokasi juga sudah strategis, maka anda harus menjaganya agar tetap bersih. Dengan kondisi kebersihan yang terjaga, maka pembeli pun akan nyaman dan tidak menutup kemungkinan akan terus menjadi pelanggan tetap anda.

12. Nama usaha anda. Perhatikan, setiap orang, pasti mempunyai nama yang diberikan oleh orang tuanya masing-masing. Begitu juga usaha anda, berilah nama / trade mark untuk usaha anda agar orang bisa dengan mudah mengingat usaha anda. Misalnya usaha anda, anda berikan nama " ROTI BAKAR MAKNYUSS". Nah, itulah yang akan ada di otak para pembeli anda, oh ternyata roti bakar maknyuss memang enak ya, dan mereka pun akan kembali lagi dan lagi untuk membeli makanan yang anda jual. Jadi, sekali lagi penting sekali masalah nama usaha ini. sedikit tips, dalam memberi nama, usahakanlah yang simple dan mudah di ingat agar orang mudah mengingat nama usaha anda, tetapi juga jangan asal-asalan ketika memberikan nama pada usaha anda. Pikirkanlah matang-matang.

13. Keramahan. Ternyata, orang akan lebih senang jika pelayanan dilakukan dengan ramah tamah, sopan, dan tulus. jadi usahakanlah ketika anda melayani para pembeli anda, berusahalah untuk ramah kepada mereka. Hal kecil yang mungkin akan bisa mendatangkan keuntungan besar bagi usaha anda.

14. Pelayanan yang cepat. Bayangkanlah jika anda sedang menunggu nasi yang belum matang ketika anda sedang lapar. Padahal matangnya nasi masih lama, nah kira-kira apa yang akan anda rasakan? anda akan merasa tidak nyaman bukan? nah,  itulah cerminan yang ada di benak para pengunjung anda jika proses pelayanan yang lama, mereka akan merasa tidak nyaman juga dan tidak menutup kemungkinan mereka akan kapok membeli makanan anda hanya gara-gara proses pelayanan yang lelet. Hindari pelayanan konsumen yang lelet.

15. Menjalin kerjasama dengan pihak lain. Anda bisa membuat strategi bisnis makanan dengan menitipkannya ke orang lain, semisal kantin, atau dimana lah terserah anda. Semakin luas jaringan anda, makin luas pula kemungkian kesuksesan anda.

16. Sabar,tawakkal,selalu berdoa kepada Allah agar selalu diberi kelancaran dalam berbisnis makanan yang anda ingin tekuni. Jangan mudah menyerah ketika gagal, dan Mintalah selalu bantuan dari Allah  agar usaha anda meraih kesuksesan.



Kuliner masih menjadi pilihan bisnis menggiurkan.

- Bisnis kuliner terbukti masih merajai pasar
Jika Anda berminat mencoba bisnis di bidang kuliner, sebaiknya pahami lebih dahulu lima faktor yang menentukan keberhasilan usaha makanan.

1. Kualitas makanan
Hal ini berkaitan dengan rasa dan bahan baku makanan. Selain enak, makanan yang ingin Anda sajikan juga harus aman dikonsumsi bagi kesehatan.
 

2. Tempat
Selain strategis, Anda perlu mempertimbangkan target konsumen yang dituju.
 

3. Persepsi
Hal ini berkaitan dengan simbol atau ciri yang digunakan dalam eksterior dan interior, kemasan makanan, dan pelayanan terhadap konsumen. Cara ini akan memudahkan orang mengingat dan datang kembali.
 

4. Promosi
Selain lewat internet, brosur, papan iklan, ada cara promosi lain yang lebih jitu. Promosi dari mulut ke mulut lebih jitu menarik pasar. Karenanya, pebisnis kuliner perlu menjaga kualitas makanan dan pelayanan. Masyarakat cenderung lebih memercayai kualitas yang diakui oleh pelanggannya.
 

5. Standar Operational Procedure (SOP)


Aset terpenting dalam bisnis restoran adalah cheff yang tahu selera pasar.
KOMPAS.com - Untuk berbisnis di dunia kuliner Anda memang harus jeli dalam memilih jenis dan rasa makanan, harga, hingga lokasinya. Tanpa memperhatikan faktor-faktor ini, rumah makan Anda pasti akan ditinggalkan oleh pelanggan.
Sebagai pembaca acara Wisata Kuliner, Bondan Winarno tentu sering diundang oleh banyak pengusaha kuliner. Ia pun telah banyak mengamati apa yang dapat dilakukan oleh pemilik bisnis kuliner agar tetap bisa bertahan. Berikut trik mempertahankan bisnis kuliner dari pemilik kedai kopi Kopitiam Oey di jalan Sabang ini:
1. Tidak berdasarkan asumsi. Ada banyak makanan yang muncul karena tren, seperti burger yang fullmayones, pisang kipas, atau donat dengan segala modifikasinya. Namun selera orang bisa berubah, dan di samping itu tren juga bisa berlalu. Apa yang disukai orang saat ini belum tentu akan disukai orang lima tahun lagi. Jadi, lakukan inovasi baru dengan menciptakan menu-menu baru untuk pelanggan.
2. Kualitas makanan. Anda pernah kan, memesan menu andalan di restoran langganan Anda, namun mendapati rasa makanannya tak seenak biasanya? Saat koki memasak untuk 10 porsi, rasanya akan berbeda dengan ketika ia harus memasak untuk 100 porsi. Buat standarisasi untuk setiap makanan agar kualitas rasanya tidak berubah.
3. Cari hal yang tidak biasa. ''Anda harus bisa mendeteksi apa yang disukai oleh masyarakat. Tes itu ada di tangan pelanggan. Kalau mereka tidak suka akan mereka tinggal,''
Dulu pisang pontia menjadi hal fenomenal karena merupakan terobosan baru menyajikan pisang. Namun saat ini, pisang goreng itu merupakan hal yang biasa.
4. Dampak psikologis. Mengapa beberapa cabang rumah makan ayam bakar Wong Solo tutup? Karena ada semacam stigma yang akhirnya masuk ke alam psikologis. ''Ibu-ibu mungkin antipati dan tidak ingin mereka atau keluarganya makan di rumah makan yang diasosiasikan dengan poligami, atau stigma masyarakat yang tidak respek dengan cara pengembangan bisnis kuliner seperti itu,'' paparnya.
5. Menguasai ilmu life cycle. Ide kreatif saja tidak cukup. Harus ada hal-hal yang membuat pelanggan terus bertahan. Misalnya dengan merombak tatanan interior (dengan meminta survei dari pelanggan tentang kenyamanan tempat makan, RED), atau mencari lokasi yang memang punya pangsa pasar.
Lokasi akan amat menentukan. Misalnya dekat dengan kampus atau rumah sakit, atau gedung perkantoran. Namun jangan pernah mengubah tatanan restoran hanya untuk menambah pemasukan. ''Saya tidak pernah membuat kedai kopi saya lebih besar. Pengunjung senang berlama-lama di tempat itu karena kecil dan nyaman. Kalau terlalu banyak orang (diperbesar, RED) akan sumpek,'' tutur Bondan, yang mengaku jarang menyambangi restoran ataupun kedai kopi miliknya.
6. Selalu memantau selera pelanggan. Lihat apakah mereka memesan menu yang sama. Menu apa yang paling banyak dipesan, atau paling sedikit dipesan. ''Sesekali buat kuesioner mini, tanya menu apa yang perlu ditambah, menu apa yang favorit, atau yang paling jarang dipesan. Ini bagus untuk masukan,'' imbuhnya.
7. Price point. Harga dan lokasi memang sering dikaitkan. Namun jangan berani-berani memasang harga tinggi, kalau Anda belum memiliki ciri khas dalam makanan. Terlalu mahal dan rasa masakan biasa-biasa saja? Pelanggan akan pergi.
8. Aset. Anda punya uang, tapi tidak punya keahlian memasak? Koki adalah aset Anda setelah uang. Jadi pastikan Anda memilih koki yang tepat, dan bisa menyajikan masakan dengan rasa yang diinginkan.



5 Kunci Membangun Bisnis Kuliner
Penulis : C. Andhika Setyanti | Senin, 9 Juli 2012 | 16:20 WIB


perhatikan beberapa tips ini agar sukses menjalankan bisnis kuliner



Menjadi seorang wirausahawan tidaklah mudah. Selain passion, Anda juga butuh ketekunan dan keuletan untuk sukses. "Dari sekian banyak usaha yang ada, ternyata banyak orang melirik bisnis kuliner karena dianggap lebih mudah dijalankan daripada bisnis lain," tukas Ali Bagus Antra, pemilik usaha Bebek Garang dalam acara talkshow mengenai kiat mengatasi persaingan bisnis di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Salah besar jika Anda menganggap bisnis kuliner lebih mudah daripada bisnis lainnya, karena bisnis kuliner justru membutuhkan kreativitas, penanganan, dan risiko yang lebih besar. Namun, Ali Bagus memiliki beberapa tips teknis yang digunakannya untuk mulai menjalankan bisnis kuliner.
1. Pemilihan lokasi
Ketika memilih lokasi usaha, pilih tempat yang sesuai dengan target atau pangsa pasar Anda, dan strategis. "Usahakan pilih lokasi yang mendekati pangsa pasar Anda. Karena hal ini akan menentukan berapa banyak produk yang terjual," jelasnya. Pemilihan tempat yang strategis jika tak diikuti dengan kesesuaian pangsa pasar yang dituju akan membuat produk Anda kurang diminati.
2. Pemasaran
Pemasaran produk memegang peran penting dalam kesuksesan bisnis. Tentukan cara promosi dan pemasaran yang efektif agar tidak menghabiskan terlalu banyak biaya. Ali menyarankan untuk memerhatikan target pasar sebelum berpromosi, karena beda target market-nya maka metode promosi yang dijalankan juga akan berbeda.
"Misalnya, penyebaran pamflet atau flyer tidak akan efektif ketika sasaran bisnis Anda adalah kalangan menengah ke atas, karena pamflet hanya akan dianggap seperti sampah kertas lainnya," sarannya.
Ketika menyasar pasar high-class, maka spanduk merupakan cara yang paling efektif. Sedangkan untuk menyasar kalangan menengah ke bawah, flyer atau pamflet akan lebih baik.
3. Produksi
Ketika menjalankan bisnis kuliner, kualitas makanan harus menjadi prioritas. Kualitas makanan akan menentukan apakah pelanggan akan kembali menikmati makanan di tempat Anda atau tidak. Sisi lain dari produk, dari bahan baku, penyajian, layanan, hingga
 supplier, juga harus direncanakan dengan matang.
"Sudah seharusnya jika kualitas makanan harus selalu dijaga secara konsisten, dan sama enaknya dari hari ke hari," tambah Ali. Selain itu, jika sudah memiliki cabang usaha, kualitas dan rasa makanan yang ada di setiap cabang juga harus selalu dijaga.
Di samping itu, cost control juga harus dijaga. Ali menyarankan untuk menghindari pemasangan harga jual yang fluktuatif dari hari ke hari. "Harga yang tidak konsisten atau berbeda di setiap cabang akan membuat pelanggan enggan untuk makan lagi," katanya.
4. SDM
Sekalipun Anda pemilik usaha, hindari sikap
 bossy atau bertindak seenaknya. Karyawan merupakan aset penting yang dimiliki sebuah perusahaan, karena itu tak ada salahnya untuk memberi perhatian lebih kepada mereka. "Berikanpayroll yang layak bagi mereka, selain itu juga kenyamanan dan jenjang karier yang jelas bagi mereka," saran Ali. Peluang semacam ini akan membantu memompa semangat mereka untuk selalu giat bekerja dan mendatangkan keuntungan bagi usaha Anda.
Namun, sebagai bos Anda juga wajib menerapkan berbagai peraturan perusahaan, dan membangun kedisiplinan lingkungan kerja agar karyawan juga tidak bertindak seenaknya.
5. Keuangan
Jangan sepelekan masalah keuangan dalam bisnis. Buat perencanaan yang tepat dalam laporan keuangan dan neraca bisnis sampai sedetail-detailnya, agar tidak ada uang yang "hilang" sekecil apapun. Catat setiap pemasukan dan pengeluaran yang dilakukan dengan teliti, karena catatan keuangan ini akan membantu Anda untuk mengontrol dan menghitung setiap detail bisnis. "Ini juga bisa membantu menganalisis berapa besar keuntungan usaha dan kecepatan balik modal," tukasnya.
Selain itu, sekalipun sudah menangguk untung besar dari bisnis jangan terburu-buru untuk menikmati hasilnya dengan cara yang konsumtif. Ali menyarankan untuk selalu berpikir tentang re-investasi bisnis, misalnya dengan memperluas usaha atau membuka cabang baru.

0 komentar :

Posting Komentar